Minggu, 24 Agustus 2014

Flower Nastar Cookies



Kemaren baca resep kukis ini di majalah Kartini, jadi ke pasar deh nyari-nyari cetakannya. Ternyata ga susah nyarinya, ketemulah si cetakannya. Nah, ga perlu waktu lama si cetakan ngendap di lemari..hehheehe..mumpung lagi rajin, yukk kita ke dapur.

Bahan kulit tetap menggunakan resep yang biasa aja, hanya beda bentuk aja. Banyak juga yang nanya itu si selai ga kering atau gosong ketika dipanggang? Ga tuh...hanya dijaga api dan panasnya oven, jangan terlalu panas agar si selai ga kering dan hilang juicynya.

Resepnya simple saja, ini dia:

750 gr tepung terigu serbaguna
50 gr susu bubuk
350 gr margarin
150 gr butter
4 btr kuning telur
sejumput garam
selai nenas

Cara Membuatnya:

1. Kocok margarin dan butter sampai lembut, jangan terlalu lama.
2. Masukkan kuning telur satu per satu, kocok rata.
3. Matikan mixer, masukkan terigu sedikit demi sedikt, aduk rata dengan spatula, lakukan sampai tepung habis.
4. Gilas adonan, cetak dengan cetakan nastar, letakkan selai nenas yang sudah dipulung di atas kulit.
5. Panggang di oven yang bersuhu 150 derajat celcius selama 45 menit atau sampai matang.


Dan ini dia penampakannya...


Tetap disukai oleh anak2 dan bapaknya...

Kalau penasaran sama cetakannya, ini dia gambarnya:

Ini tampak dari bawah ya ibu-ibu


Nah, ini bagian atasnya...

Dicoba ya ibu-ibu....








Kamis, 21 Agustus 2014

Black Forest Orange




Setelah tanggal 16 Agustus kemaren sudah tiup lilin hanya berempat saja, nah tanggal 18 malam diadakan syukuran kemerdekaan sekaligus juga dengan perayaan ultah Papa. Dan lucunya baru tahu juga bahwa ada 2 orang rekan kerja si Bapak yang ulang tahunnya berdekatan, jadinya berurutan tuh ceritanya tanggal 16, 17 dan 18.

Dari awal mau buat cake ultah yang simple aja, ga pake ribet, karena tinggal di daerah yang jauh dari kota, jadinya pake bahan yang ada aja, yang pas Black Forest deh.

Base cakenya hanya cake coklat yang sudah saya modifikasi sendiri resepnya. Ini dia...

Bahan:

12 btr kuning telur
9 btr putih telur
500 gr margarin
380 gr gula pasir
300 gr terigu serbaguna
100 gr coklat bubuk
90 gr susu putih bubuk


Cara membuat:

1. Kocok gula pasir dan margarin sampai putih dan lembut.
2. Masukkan kuning telur dan putih telur satu persatu sampai habis, kocok rata.
3. Rendahkan speed mixer, masukkan campuran terigu, coklat bubuk dan susu sedikit demi sedikit sampai habis. Kocok sampai rata.
5. Tuang ke dalam loyang, panggang dengan api 180 derajat selama 30-45 menit atau sampai matang.
6. Keluarkan dari loyang, biarkan cake sampai dingin, belah dua, oles dengan butter cream dan selai blueberri merata dan hias dengan sisa butter cream dan coklat pagar.

Dan cake ultah siap untuk dinikati dan inilah hasilnya...







Dan inilah yang punya pestanya..hehehehe



Wuihhhh...semangatnya yan mau tiup lilin.....











Rabu, 20 Agustus 2014

Puding Cake (BDCK) for Papa

Tanggal 16 Agustus kemarin adalah ulang tahun dari suami dan bapak anak2..mau buat apa ya...?Akhirnya buat lapis surabaya, dengan semangat membuatnya tetapi berakhir dengan kekecewaan, karena satu lapisan dari 3 lapisan rencana semula, berakhir dengan rusak..hehehe..

Pikir punya pikir, ya udahlah buat lapisan puding aja di tengahnya..dan jadilah si Puding Cake...Selamat ulang tahun ya Pa..udah 41 tahun, udah tua juga ya...






Tiup lilinnya di kamar aja ya....tiba2 buat kejutan ketika si papa lagi main2 dengan anak2 sebelum pergi bekerja..







Sehat-sehat selalu dan tetap menjadi yang terbaik buat kami ya....




Rabu, 16 Juli 2014

Timphan (Aceh)

Masih punya stock labu kuning di lemari es, mari kita buat timphan yukkk..Dulu di Riau, punya tetangga yang suka banget ngirimin timphan ke rumah. Giliran di Sumatera Selatan, ga ada deh yang ngirimin lagi. Nah, saatnya untuk buat sendiri.

Resepnya aku ambil dari blognya mbak Ina Kornie, tq ya mbak...

Bahan:

250 gr tepung ketan putih
150 gr labu kuning, kukus, haluskan
1/2 sdt garam
1 sdt gula pasir
minyak makan secukupnya

Isi:

125 ml santan kental
100 gr gula pasir
3 sdt tepung terigu
1/2 sdt garam
1 btr telur

Cara Membuat:

1. Campur tepung ketan, labu kuning, gula pasir dan garam, aduk rata, masukkan minyak makan secukupnya (saya kurang lebih 4 sdm), aduk2 kalo masih kering bisa tambahkan air matang atau santan kental sampai adonan bisa dipulung2.

2. Isian: aduk rata gula pasir dan santan, masukkan telur, kocok rata, masukkan terigu dan garam, tuang ke dalam panci, masak sampai adonan matang dan mengental dan bisa disendoki.

3. Ambil adonan, taruh isian di dalamnya. Letakkan di atas daun pisang, bungkus seperti amplop. Lakukan sampai adonan habis.

4. Kukus dalam dandang kurleb 15-30 menit.


Dan penampakannya:




Sabtu, 12 Juli 2014

Brownies Pandan


Sudah lama pengin buat brownies pandan, tapi baru sekarang bisa diwujudin. Telat banget ya....hehehehe.. Sudah browsing, dapat resep yang cocok, ayoo deh dieksekusi di dapur. 

Ini dia resepnya:

untuk 2 loyang brownies

Bahan:

6 btr telur
160 gr gula pasir halus
1/2 sdm TBM
1/8 sdt garam
160 gr tepung terigu serba guna
30 gr tepung maizena
100 gr White Cooking Chocolate
200 gr margarin
1 sdt pasta pandan
1/2 sdt vanili


Cara Membuat:

1. Olesi loyang dengan margarin, sisihkan.

2. Panaskan oven dengan 180 der. dengan api kecil

3. Lelehkan WCC dan margarin, biarkan agak dingin, tambahkan pasta pandan vanili, sisihkan.

4. Kocok telur, gula dan TBM hingga kental dan berjejak dengan mixer speed tinggi, tambahkan garam, kocok sebentar.

5. Masukkan terigu sambil diayak, kocok dengan speed rendah sampai rata.

6. Tambahkan campuran WCC leleh, aduk rata.

7. Tuang ke dalam loyang, panggang selama 30 menit dengan api sedang sampai matang.

Dan ini dia penampakannya:




Kebetulan bulan puasa, jadi bisa dibuat jadi antara berbuka ke tetangga sekitar dan pendapat mereka "enyakkk" hahahaha..makasih ya...



Kamis, 10 Juli 2014

Gulai Gundur & Ayam Kampung (Tanah Karo)


Dalam perjalanan pulang ke rumah dari liburan ke Bengkulu, kami melewati salah satu kabupaten dari provinsi tersebut yang juga merupakan sentra pertanian, penghasil sayur dan buah-buahan yaitu kabupaten Rejang Lebong, yang beribukota Curup.

Nah, sepanjang jalan lintas Curup itu kami melewati kios-kios penjaja sayuran dan buah-buahan hasil pertanian penduduk setempat, salah satunya saya menemukan buah gundur/kundur/beligo. Wahhh, kebetulan sekali udah lama pengin buat gulai gundur, salah satu masakan khas dari tanah kelahiran yaitu Tanah Karo.

Gulai Gundur sering disajikan dalam acara-acara adat ataupun pertemuan-pertemuan di kalangan orang Karo. Hampir sama dengan gule kuta-kuta, bedanya hanya penambahan gundur ini sebagai "adumna" (pelengkapnya).

Jadi, resepnya juga ga beda jauh dengan gule kuta-kuta.

Bahan:

1 ekor ayam kampung (saya ukuran 1,5 kg), potong sesuai selera
1 bh gundur (saya ukuran 1 kg lebih)
1 kotak santan instan (200 ml)
4 bh serai, keprek
6 bh asam cekala, keprek
2 cm lengkuas, keprek
2 ltr air (sesuai selera)
1 bh tomat

Bumbu Halus:

20 bh cabe merah keriting
8 bh bawang merah
4 bh bawang putih
1 cm kunyit
2 cm lengkuas
5 bh kemiri


Cara Membuat:

1. Dalam panci, campur air, ayam kampung, bumbu halus, serai, asam cekala dan lengkuas,  masak sampai ayam lembut.

2. Kemudian masukkan santan, aduk rata sampai santan masak, kemudian masukkan gundur, masak sampai gundur lembut, terus masukkan potongan tomat, aduk rata sebentar, gulaipun sudah selesai dimasak dan siap dihidangkan.

Dan ini dia penampakannya:










Senin, 07 Juli 2014

Sambal Unji (Sumatera Selatan)



Dari dulu penasaran mau buat sambal unji, tapi mentok terus karena jarang banget nemu si unji/kincong di sini. Nah, kemaren itu ada kincong atau unji dalam bahasa dusun di Palembang ini baru panen 2 buah dari kebun di samping rumah, baru deh bisa dieksekusi.

Ambil resep dari femina.com, ini dia resepnya dan saya coba modifikasi :

Bahan :

1 cm terasi, bakar
20 bh cabe merah keriting
3 bh bawang merah
2 bh bawang putih
1 bh tomat merah kecil
garam secukupnya
1/2 bh jeruk nipis
2 bh unji/kecombrang/kincong

Cara Membuat:

1. Rebus cabe merah, bawang merah, bawang putih dan tomat sampai layu. Matikan api.
2. Masukkan unji/kincong ke dalam rebusan cabe merah, diamkan sejenak.
3. Keluarkan dari panci rebusan, ulek cabe merah, bawang merah, bawang putih dan tomat, kasar saja, jangan lupa tambahkan garam.
4. Kupas unji/kincong dari lapisan merahnya, iris kasar, masukkan ke ulekan, ulek lagi dengan cabe merah tadi, tidak usah sampai halus.
5. Tambahkan jeruk nipis, aduk rata, dan siap dihidangkan dengan ikan goreng dan lalapan.

Ini dia penampakannya:




Asli...sambalnya harum dan nikmat bangett..selamat mencoba ya...




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...